Senin, 03 Mei 2010

10 Tips penting untuk meningkatkan keamanan sistem komputer berbasis Linux

10 Tips penting untuk meningkatkan keamanan sistem komputer berbasis Linux

Secara default sebuah komputer baik komputer untuk desktop atau komputer untuk server yang terinstal Linux terbilang cukup aman dan kita tidak perlu merubah setingan default tersebut.

Lalu jika sudah aman buat apa tips dalam artikel ini?

Ketika kita membicarakan sebuah sistem tentu kaitannya tidak hanya dengan sebuah komputer berbasis Linux saja apalagi jika sistem itu terkoneksi dengan internet maka akan banyak elemen-elemen terkait didalamnya seperti keamanan koneksi jaringan komputer yang digunakan, browser yang digunakan ataupun yang lainnya.

Untuk meningkatkan keamanan Linux kita dapat mengikuti tips-tips dibawah ini:


1. Aktifkan firewall kita

Fungsi firewall adalah untuk memblok akses internet untuk beberapa service tertentu yang dapat membahayakan sistem. Dan di Linux umumnya secara default firewall tidak diaktifkan. Salah satu firewall di Linux (Ubuntu) yang bisa diterapkan adalah ufw. Contoh perintahnya:

sudo ufw enable

sudo ufw default deny

Kedua perintah diatas akan mengaktifkan firewall dan memblok semua koneksi yang datang. Sekarang tinggal tambahkan pengecualian misalkan kita menjalankan server SSH maka perbolehkan koneksi ke port 22 (port default SSH), dengan mengetik: sudo ufw allow ssh. Disamping itu sudah ada versi GUI dari ufw yaitu Gufw.





2. Aktifkan WPA di router kita

Jaringan wireless sekarang ini sudah umum digunakan. Dan untuk mencegah orang-orang dengan mudah memasuki jaringan wireless kita maka jangan gunakan metode keamanan wireless yang standar yaitu WEP, gunakan metode enkripsi keamanan lebih maju dari WEP yaitu WPA atau WPA2. Aktifkan metode WPA atau WPA2 di router kita jika memungkinkan.


3. Pastikan sistem Linux selalu terupdate

Keamanan sistem bersifat dinamis (terus berkembang) seiring waktu, suatu protokol atau service yang kita anggap hari ini aman bisa jadi beberapa waktu kemudian ternyata ditemukan kelemahan didalamnya. Untuk memastikan keamanan Linux maka selalu update Linux anda. Di Ubuntu perintahnya adalah:

sudo apt-get update


4. Jangan gunakan Root untuk melakukan semuanya

Penggunaan Root yang tanpa kendali bisa menyebabkan bencana yang akan merepotkan anda sendiri. Jangan biasakan untuk selalu menggunakan account Root untuk melakukan semua tugas.


5. Cek account yang tidak terpakai

Pada beberapa aplikasi yang diinstal di Linux seringkali justru meminta dan sekaligus menambahkan account user baru ke dalam sistem. Dan jika memang user tersebut tidak efektif atau berguna baiknya langsung dihapus saja karena celah user yang dibuat bersamaan dengan aplikasi itu dapat dimanfaatkan oleh para hacker.

6. Gunakan groups (grup) dan permissions (perizinan)

Groups dan permissions merupakan aspek teknis dari warisan sistem file berbasis UNIX. Kebanyakan distro Linux menggunakan groups untuk membatasi akses pada perangkat hardware tertentu. Dan dengan sistem groups dan permissions inilah resiko penyalahgunaan penggunaan suatu perangkat atau file/folder dapat diminimalisir.


7. Jalankan program pengecek virus

Meskipun jarang didengar sebuah sistem berbasis Linux menjadi korban keganasan virus maka tidak ada salahnya untuk menginstal aplikasi pengecek virus di Linux. Saat ini jika memang benar ada virus untuk Linux maka kemungkinan kerusakan yang ditimbulkannya tidak akan sangat parah karena dibatasi oleh groups dan permissions seperti disebutkan pada tips diatas. ClamAV adalah salah satu program pengecek virus open source yang cukup handal. Instal aplikasi ini di Linux kita, untuk pengguna desktop KDE instal KlamAV dan bagi pengguna lainnya dapat menginstal ClamTK.



8. Gunakan password yang aman

Dalam tiap tips keamanan selalu muncul anjuran agar menggunakan password yang aman yang artinya password yang tidak mudah ditebak dengan brute force attack dan sekaligus juga password yang nantinya buat kita sendiri bisa diingat. Jika kita kesulitan untuk mengingat semua password yang kita miliki maka gunakan program password manager seperti KWallet untuk desktop KDE dan Figaro's (fpm) untuk desktop Gnome. Untuk website gunakan password manager dari Firefox, kita bisa temukan setingannya di Preferences -- halaman Security.


9. Selalu untuk membackup secara rutin

Data kita tentu sangat berharga dan kita tidak ingin bukan pada suatu hari tiba-tiba karena beberapa hal seperti mati listrik, hard disk yang terkorupsi bisa mengakibatkan data kita tidak diselamatkan lagi?

Untuk itu rajin-rajinlah membackup data-data penting kita baik ke hard disk lainnya maupun ke media penyimpanan luar seperti flashdisk atau hard disk eksternal. Salah satu tool yang patut kita coba adalah TimeVault yang saat ini masih dalam tahap beta tapi bisa kita coba gunakan. Tool itu bisa didownload disini:



10. Enkripsi data kita

Tiap kali kita mentransfer data melalui jaringan komputer yang tidak aman besar kemungkinan seseorang di luar sana bisa mencuri dan memanfaatkannya. Cara menanggulanginya adalah selalu untuk mengenkripsi data kita sehingga meskipun data kita dicuri maka kemungkinannya sangat kecil bagi pencuri untuk dapat mengetahui isi data tersebut. Dan bagi pengguna Linux begitu banyak tool untuk mengenkripsikan data yang hampir semuanya berbasis pada GNU Privacy Guard (GnuPG), bagi pengguna desktop KDE dapat menggunakan KGPG dan bagi pengguna desktop Gnome dapat menggunakan Seahorse. Keduanya dapat diintegrasikan dengan e-mail sehingga lebih menjamin e-mail yang anda kirimkan tidak sembarang dibuka oleh orang lain.



 

DOWNLOAD ARTIKELNYA


Kamis, 11 Februari 2010

SETTING EMAIL .CO.CC DI GOOGLE APPS

Sudah lama gak posting neh, dipostingan ini saya mau ngajarin sedikit tips-trik langkah-langkah cara melakukan setting email dengan domain .co.cc di Google Apps.

Tips sederhana dari saya, yaitu setting CNAME di Google Apps (Setting Email di google Apps) Gak perlu basa-basi lagi, males ngetiknya.. Hhe... Langsung aja.....

  1. Masuk telebih dahulu ke google apps alamatnya http://google.com/a/. Setelah itu akan muncul tampilan seperti dibawah ini. Berhubung kita masih belajar, maka kita pilih Standard/Education sebab gratis. Pilih Standard, seperti yang ditunjukan panah merah di gambar bawah.
  2. (Gambar 1.0 Masuk ke google apps )
     
  3. Kemudian pilih Get Started.
  4. (Gambar 1.1 Google Apps Standard Edition)
     
     
  5. Kemudian masukkan nama domain yang kita miliki. Berhubung masih belajar, jadi kita pakai domain/subdomain yang gratisan aja, untuk artikel ini kita pakai subdomain gratis .co.cc. Jika belum punya silahkan daftar di http://www.co.cc/ atau bisa juga menggunakan tools dibawah ini
  6. (Gambar 1.2 Masukkan Nama Domain)
     
  7. Kemudian masukkan email dan password anda dengan @domainanda.co.cc. Setelah itu klik I Accept Continue blablabla.. Hhe
  8. (Gambar 1.3 email@domainanda.co.cc)
     
     
  9. Kemudian pilih "Change namadomainanda.co.cc CNAME record"
  10. (Gambar 1.4 Ubah CNAME Domain)
     
     
    (Gambar 1.5 Setting CNAME Google Apps Selesai)
     
     
  11. Setelah itu login ke Akun .co.cc anda, kemdian pilih Manage Domain -> URL Forwarding. Ubah settingan URL Forwarding menjadi seperti gambar dibawah. Redirect, Page Title, Frame, Description, Keywords bebas. Kecuali Google Apps Email Setup, harus disamakan dengan CNAME record yang pada saat kita daftar google apps sebelumnya. Kemudian Klik Setup

    (Gambar 1.6 Setting CNAME namaanda.Co.Cc) 
     
     
    (Gambar 1.7 Setting CNAME namaanda.Co.Cc Selesai) 
     
     
    (Gambar 1.8 Hasil Setting CNAME namaanda.Co.Cc)
     
     
  1. Setelah semuanya selesai, tunggulah beberapa jam agar server dapat memverifikasi DNS Anda. Setelah itu, kembali ke akun google apps anda, dan masuk ke dashboard, setelah itu klik Active Email. Jika Email sudah Aktif, maka anda bisa menggunakkannya.






(Gambar 1.9 Aktifkan Email Google Apps )
 
Selamat Beremail Ria...  

Note : Untuk login ke email anda, silahkan masuk ke http://google.com/a/domainanda.co.cc.


Download Artikelnya


Kamis, 10 Desember 2009

SEKILAS TENTANG POSTGRES

SEKILAS TENTANG POSTGRES


PostgreSQL atau sering disebut Postgres merupakan salah satu dari sejumlah database besar yang menawarkan skalabilitas, keluwesan, dan kinerja yang tinggi. Penggunaannya begitu meluas di berbagai platform dan didukung oleh banyak bahasa pemrograman. Bagi masyarakat TI (Teknologi Informasi) di Indonesia, Postgres sudah digunakan untuk berbagai aplikasi seperti web, billing system, dan sistem informasi besar lainnya.

PostgreSQL pertama kali ada pada tahun 1996. PostgreSQL merupakan database server yang bersifat open source, memiliki lisensi GPL (General Public License) dan merupakan salah satu dari sejumlah database server.

Ada banyak hal unik yang bisa kita temui dari database yang satu ini. Niatan awal para programmer-nya adalah membuat suatu database yang kaya akan feature dengan keluwesan yang tinggi. Prioritas ini sempat membuat Postgres dianggap sebagai database SQL yang tidak sesuai dengan standar ANSI-SQL92 sebagaimana yang lazim ditemui pada database berskala besar. Namun kini-secara perlahan tapi pasti Postgres telah menjawab tantangan tersebut. ANSI-SQL92 memang sebuah standar, dan Postgres menawarkan standar yang lebih baik. Dibalik masalah teknis tersebut, Postgres tersedia dalam bentuk source code dan dapat di download tanpa pembebanan biaya. Tidak heran kalau Linux Award sempat menobatkan Postgres sebagai database pilihan yang diikuti Oracle sebagai runnerup-nya.

SQL di Postgres tidaklah seperti yang kita temui pada RDBMS (Relational Database Management System) umumnya. Posgres adalah ORDBMS (Object Relational Database Management System) yang bersifat open source. Perbedaan penting antara Postgres dengan sistem relasional standar adalah arsitektur Postgres yang memungkinkan user untuk mendefnisikan sendiri SQL-nya, terutama pada pembuatan function atau biasa disebut sebagai stored procedure. Hal ini dimungkinkan karena informasi yang disimpan oleh Postgres bukan hanya tabel dan kolom, melainkan tipe, fungsi, metode akses, dan banyak lagi yang terkait dengan tabel dan kolom tersebut. Semuanya terhimpun dalam bentuk class yang bias diubah user. Arsitektur yang menggunakan class ini lazim disebut sebagai object oriented. Karena Postgres bekerja dengan class, dengan begitu berarti Postgres lebih mudah dikembangkan ditingkat user, dan anda bias mendefnisikan sebuah table sebagai turunan daritabel lain.

Sebagai perbandingan bahwa system database konvensional hanya dapat diperluas dengan mengubah sourcecode-nya, atau menggunakan modul tambahan yang ditulis khusus oleh vendor,

maka dengan Postgres memungkinkan user untuk membuat sendiri object file atau shared library yang dapat diterapkan untuk mendefnisikan tipe data, fungsi, bahkan bahasa yang baru.

Dengan demikian Postgres memiliki dua kekuatan besar source code dan arsitektur yang luwes, tentunya di samping feature penting lainnya seperti dokumentasi yang lengkap, dsb. Disamping itu Postgres juga tidak kalah dengan database komersil lainnya seperti Oracle, Sybase maupun Informix. Postgres yang mendukung standar bahasa SQL92 dan SQL99 ini didukung oleh banyak antar muka keberbagai bahasa pemrograman seperti C++, Java, Perl, PHP, Python, dan Tcl. ODBC dan JDBC juga tersedia yang membuat Postgres lebih terbuka dan dapat diterapkan secara meluas.


Sumber : http://mr-amateur.co.cc

Download Artikelnya


Selasa, 17 November 2009

TENTANG DATAMINING

TENTANG DATAMINING



Data Mining adalah suatu kelas aplikasi database yang berfungsi melakukan pencarian pola-pola tersembunyi di dalam suatu kumpulan data yang bisa digunakan untuk memprediksikan tren atau perilaku yang akan datang.

Misalnya, perangkat lunak data mining bisa membantu perusahaan ritel untuk menemukan pelanggan yang memiliki ketertarikan tertentu. Istilah ini umumnya dipersempit artinya yaitu hanya untuk menggambarkan perangkat lunak yang merepresentasikan data dengan cara-cara yang baru. Namun sebenarnya perangkat lunak data mining tidak hanya berfungsi mengubah presentasi tersebut, melainkan juga menemukan relasi tak dikenal antar-data.

Data mining dikenal di dunia sains dan matematis namun juga digunakan secara lebih luas oleh para pemasar untuk merangkum data konsumen dari beragam Web site.


Minggu, 01 November 2009

SEKILAS TENTANG DATA MINING

SEKILAS TENTANG DATA MINING

Data Mining adalah suatu kelas aplikasi database yang berfungsi melakukan pencarian pola-pola tersembunyi di dalam suatu kumpulan data yang bisa digunakan untuk memprediksikan tren atau perilaku yang akan datang.

Misalnya, perangkat lunak data mining bisa membantu perusahaan ritel untuk menemukan pelanggan yang memiliki ketertarikan tertentu. Istilah ini umumnya dipersempit artinya yaitu hanya untuk menggambarkan perangkat lunak yang merepresentasikan data dengan cara-cara yang baru. Namun sebenarnya perangkat lunak data mining tidak hanya berfungsi mengubah presentasi tersebut, melainkan juga menemukan relasi tak dikenal antar-data.

Data mining dikenal di dunia sains dan matematis namun juga digunakan secara lebih luas oleh para pemasar untuk merangkum data konsumen dari beragam Web site.